Minggu, 02 November 2014

9 Proses Pembuatan Kain Sasirangan


Kain sasirangan merupakan kerajinan khas Kalimantan Selatan yang banyak dimanfaatkan sebagai ikat kepala, sabuk untuk kaum lelaki, serta sebagai selendang, kerudung, dan juga kemben bagi kaum wanita meski mulanya hanya diperuntukkan sebagai sarana pelengkap dalam terapi pengobatan oleh para tetua masyarakat setempat. Dalam pembuatannya, para pengrajin kain sasirangan menerapkan proses pewarnaan dengan perintang yaitu dijahit menggunakan benang atau tali rafia sesuai corak yang dikehendaki. Selain diperoleh dari jahitan atau kombinasi ikatan, motif dan corak kain sasirangan juga sangat dipengaruhi oleh komposisi warna yang diciptakan. Berikut kami bagikan proses lengkap pembuatan kain sasirangan. 
Description: Pembuatan Kain Sasirangan
Sumber : http://www.martapura.org/
Menyiapkan Kain Putih
Langkah pertama dalam membuat kain sasirangan yaitu mempersiapkan bahan kain putih polos sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Pada awal kemunculannya bahan baku yang digunakan untuk membuat kain sasirangan yaitu berupa serat kapas (cotton), namun seiring berjalannya waktu saat ini lebih banyak memanfaatkan material lain seperti santung, balacu, kaci, king, satin, polyester, rayon, dan sutera. 
Description: Pembuatan Kain Sasirangan
Sumber : http://amalsafwanah.blogspot.com/
Ingin belajar membatik? Klik Disini untuk melihat video tutorial membatik.
Pembuatan Pola Desain Pada Media Kain
Setelah itu dilanjutkan dengan pembuatan pola gambar tradisional sesuai dengan motif yang dikehendaki. Pola-pola inilah yang kemudian dijadikan patokan dalam menjahit kain tersebut. 
Description: Pembuatan Kain Sasirangan
Sumber : http://www.indonesia.travel/
Menjahit Jelujur
Selanjutnya pola-pola tersebut dijahit jelujur menggunakan benang atau bahan perintang lainnya dengan jarak satu sampai dua mili meter atau dua sampai tiga mili meter. Benang-benang yang terdapat pada setiap jahitan-jahitan pola tersebut ditarik sampai membentuk kerutan-kerutan.
Description: Pembuatan Kain Sasirangan
Sumber : http://santidiwyarthi.blogspot.com/
Ingin membeli alat-alat membatik? Klik Disini untuk mendapatkan alat-alat membatik.
Membersihan Kain
Bila kain yang digunakan mengandung kanji maka harus dibersihkan terlebih dahulu dengan cara merendamnya dalam air dingin yang telah dicampur dengan kaporit selama satu malam.
Pewarnaan Kain
Sedikitnya terdapat tiga cara pewarnaan kain sasirangan, diantaranya pencelupan, pencoletan, serta kombinasi keduanya (pencelupan dan pencoletan).
a. Teknik pencelupan digunakan untuk memperoleh satu warna saja, yaitu dengan cara mencelupkan kain ke dalam larutan zat pewarna, kecuali pada bagian kain yang dijelujur. Bagian yang dijelujur akan tetap berwarna putih.
b. Pewarnaan dengan cara dicolet biasanya dilakukan apabila motif yang dibuat memerlukan lebih dari satu warna.
c. Pada teknik pencelupan dan pencoletan, untuk memperoleh warna dasar yang bagus kain dicelup terlebih dahulu kemudian dicolet dengan variasi warna sebagaimana telah direncanakan.
Description: Pembuatan Kain Sasirangan
Sumber : http://www.melayuonline.com/
Melepas Jahitan Jelujur
Selanjutnya benang-benang jahitan atau ikatan pada kain yang digunakan untuk menjelujur tersebut kemudian dilepaskan seluruhnya, apabila kain dirasa sudah agak kering. Sehingga akan terlihat motif-motif bekas jahitan yang tampak diantara kain tersebut.
Description: Pembuatan Kain Sasirangan
Sumber : http://ikm.kemenperin.go.id/
Ingin membeli batik tulis eksklusif? Klik Disini untuk melihat katalog kain batik.
Pencucian
Setelah seluruh perintang dilepaskan, barulah kemudian dicuci sampai bersih ditandai dengan air bekas cuciannya yang jernih atau tidak berwarna lagi.

Description: Pembuatan Kain Sasirangan

Sumber : http://www.indonesia.travel/
Pengeringan
Tahap selanjutnya, kain dijemur di tempat yang teduh dan tidak terkena paparan sinar matahari langsung.
Description: Pembuatan Kain Sasirangan
Sumber : http://budaya-indonesia.org
Finishing / Disetrika
Sebagai penyempurnaan akhir dari proses pembuatan kainsasirangan, kain tersebut kemudian di setlika agar menjadi halus, licin dan rapi.
Description: Pembuatan Kain Sasirangan
Sumber : http://www.inibangsaku.com/
Semoga bermanfaat.